Jelang Imlek, Pengepul Kepiting Kebanjiran Pesanan

KIM Kepel Pasuruan

Menjelang Tahun Baru Imlek, pengepul kepiting di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, ketiban rezeki. Mereka kebanjiran pesanan kepiting.

Kepiting diyakini warga keturunan Tionghoa bisa mendatangkan rezeki bila dikonsumsi saat Imlek, 23 Januari mendatang. Selain mendatangkan rezeki, warga Tionghoa juga meyakini kepiting identik dengan kemakmuran, keselamatan, dan kesehatan di tahun ini.



Seorang pengepul kepiting, Sukamto (42), Rabu (18/1/2012), mengatakan menjelang Imlek, omzetnya bisa naik hingga 100 persen.

Sebelumnya warga Desa Raci, Kecamatan Bangil, mengaku bisa menjual kepitingnya antara 200 hingga 500 kilogram per hari. Namun sejak sepekan terakhir penjualannya bisa menembus 1.000 kilogram setiap hari. Para pembeli kebanyakan berasal dari Pasuruan, Probolinggo, dan Situbondo. Tak heran puluhan juta rupiah bisa dibawa pulang selama sepekan ini.

Tak hanya memenuhi untuk kebutuhan pasar lokal saja, Sukamto juga mengekspor ke Hong Kong, China, dan Taiwan.

Harga kepiting pun merangkak naik, untuk kepiting petelur pada kondisi normal harganya Rp100 ribu per kilogram. Namun menjelang Imlek melonjak hingga Rp200 ribu. Kepiting jantan yang biasanya dijual Rp30 ribu naik menjadi Rp70 ribu.



(Jaka Samudra/Sindo TV/ton)
http://news.okezone.com

Post a Comment

0 Comments