KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT KEPEL (KIM) KOTA PASURUAN

Friday, January 20, 2012

Peluang Bisnis Telor Asin

KIM Kepel Pasuruan

Seperti kita ketahui, telur merupakan salah satu lauk sarat gizi yang mengandung protein tinggi. Menurut hasil penelitian, sebutir telur mempunyai kegunaan protein 100% dibandingkan daging ayam yang sebesar 80% serta susu yang hanya 75%.



Selain protein hewani, telur juga mengandung komposisi asam amino yang sangat lengkap dan berimbang. Nutrisi yang terkandung di dalam telur ini tergolong mudah dicerna serta dimanfaatkan oleh tubuh manusia. Lalu bagaimana dengan telur asin sebagai produk olahan telur itik? Apakah telur asin mempunyai kandungan nutrisi yang juga tinggi?

Telur itik atau telur bebek dianggap sebagai telur dengan kandungan gizi yang lebih tinggi dibanding telur unggas lainnya. Kandungan kalsium pada telur itik akan meningkat 2,5 kali setelah melalui proses pengasinan. Mengacu pada tingginya nilai gizi serta cita rasa yang terasa sedap di lidah membuat pamor telur asin terus mengalami peningkatan. Bagi yang ingin memeroleh pendapatan lebih, bisnis telur asin bisa menjadi jawaban yang tepat.

Bisnis pengolahan telur itik menjadi telur asin mudah diterapkan. Siapa pun bisa berkecimpung di dalamnya. Selain modal relatif rendah, proses produksi mudah, bisnis ini juga bisa dikelola sebagai industri mikro skala rumah tangga yang mampu menyedot tenaga kerja produktif.

Memproduksi dan menjual telur asin bukanlah bisnis baru. Pelaku usaha yang terjun dalam bisnis ini tak terhitung jumlahnya. Kompetisi atau persaingan pun semakin ketat. Agar terbebas dari persaingan, pelaku usaha perlu menerapkan diferensiasi produk dengan melakukan inovasi.

Inovasi
Bukti bahwa industri pengolahan telur itik menjadi telur asin bisa dilakukan oleh siapa pun terlihat jelas dari upaya lima orang mahasiswa jurusan pendidikan matematika FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Meski masih berstatuskan pelajar namun tekad entrepreneurship yang begitu tinggi mendorong mereka untuk berbisnis agar bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Untuk merebut perhatian pasar, kelima anak bangsa kreatif ini menyisipkan inovasi dalam mengolah telur asin.

Inovasi yang mereka lakukan adalah memproduksi telur asin bakar dengan 4 macam aroma yakni bawang, cabai, jahe dan sup. Dari penuturan situs resmi UNY, aneka jenis aroma pada telur asin bakar itu ditujukan untuk menghilangkan aroma amis yang kerap masih tercium, sementara proses pembakaran dilakukan untuk menghasilkan telur asin yang bisa tahan lama. Bagaimana? Tertarik mencoba bisnis yang satu ini? (*/ely)

Sumber : Ciputra Entrepreneurship

No comments: